Peninggalan Bersejarah ditemukan di Sidoarjo
Asal
usul Kota Sidoarjo tampaknya mulai terkuak. Tadi, Rabu (21/3/2012),
warga Dusun Ngemplak Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan menemukan situs
purbakala berupa batu andhesit berbentuk stupa sepanjang satu meter
bentuk segi empat. Situs tersebut diduga peninggalan jaman Kerajaan
Kahuripan. Situs itu ditemukan saat Sutrimo (65), warga setempat
menggali tanah dekat rumahnya.
Menurut Sutrimo, tahun 1975
lalu, dia pernah melihat warga setempat menggali situs itu dengan
kedalaman 2,5 meter oleh pak Sabar. "Dulu waktu menggali, saya ikut
membantu. Namun karena ada sesuatu hal, kemudian diuruk lagi," ujar
Sutrimo .
Dia tergerak menggali lagi areal
itu karena penasaran, batu apa sebenarnya yang dia lihat kala muda itu.
Kemudian, dia mulai menggali tanah dan melihat ada batu panjang seperti
tiang yang masih menyatu dengan landasan batu di bawahnya. "Tapi
sekarang batu itu lepas dari landasannya," terang dia.
Lanjut dia, kawasan Kepatihan
dulunya merupakan daerah di bawah kekuasaan kerajaan Kahuripan. Namun,
dia tidak tahu betul jaman peninggalan kerajaan apa stupa berbentuk
lingga nyoni. Karena bobotnya berat, untuk mengangkat batu itu butuh
tiga orang.
Ngateman warga lainnya yang
tinggal sejak tahun 1968 menyatakan, dulunya banyak terdapat bekas
pondasi dari batu seperti bekas jaman kerajaan. Kini, pondasi itu
terkubur dengan kedalaman dua meter. "Dulu di lokasi ditemukannya stupa
itu dipasang cungkup seperti tempat nyekar," ujarnya.
Kepala Desa Kepatihan, Anang
Suhari mengatakan jika dia mendapat laporan dari warga kalau menemukan
situs peninggalan kerajaan. "Ketika saya cek memang ada," katanya.
Dia juga mengemukakan, Anang
mengaku beberapa tahun lalu, di desanya pernah ditemukan koin kuno yang
diduga peninggalan jaman Airlangga. Di desanya juga banyak terdapat
bekas pondasi seperti peninggalan kerajaan, termasuk sumur tua dan benda
kuno lainnya.
Dia berharap agar Balai
Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto bisa melihat
dan meneliti stupa temuan warga. "Untuk memastikan stupa itu
peninggalan kerajaan apa, kita harapkan BP3 bisa meneliti ke lokasi,"
tandasnya.

Comments
Post a Comment